Thursday, 16 October 2014

Manifestasi Yesus dalam Hidup Orang Percaya


Yohanes 21:3-12
Kita melakukan yang terbaik dan dengan sepenuh hati untuk memperoleh/mencapai sesuatu, namun seringkali kita gagal dan tidak memperoleh hasil yang berarti. Hal itu karena kita seringkali menggunakan kekuatan sendiri untuk memperolehnya.
Namun tidak demikian bila kita melangkah bersama Tuhan Yesus. Seperti pada Injil Yonahes 21:3-12; ayat itu menjelaskan bahwa Yesus tidak hanya sekedar memberi ikan kepada murid-muridNYA, tetapi DIA menyuruh mereka untuk menebarkan jala ke sisi kanan perahu.
Secara profetik, kiri berbicara tentang kedagingan dan kanan berbicara tentang Roh. Apa yang sesungguhnya Yesus ingin sampaikan adalah “Aku mengirim engkau kembali dengan berkat dari Roh-KU.”
Dalam Firman Tuhan tersebut dikatakan bahwa mereka tidak dapat menarik jalanya karena penuh ikan (berkelimpahan) dan walaupun jala tersebut penuh ikan namun tidak koyak. Artinya ketika berkat Tuhan datang dalam kehidupan kita, pasti tidak akan membawa kesedihan atau kerusakan. Itulah dahsyatnya dampak kehadiran Tuhan Yesus dalam kehidupan orang percaya.

Lalu apa yang dapat kita sebagai generasi muda lakukan untuk menarik hadirat Tuhan dalam hidup kita?
1.       Perkatakan Firman Tuhan
Hidup dan mati dikuasasi lidah - Amsal 18:21 -
Mungkin ada sesuatu yang sedang kalian kerjakan dengan keras siang dan malam, mungkin pekerjaan, relationship dengan sesama, atau study?
Sudahkah kita memperkatakan Firman Tuhan? Sudahkan kita mendeklarasikan Firman Tuhan dalam kehidupan kita? Karena Firman Tuhan tidak pernah kembali sia-sia.
Firman di atas disebutkan bahwa terdapat jala yang kosong dan perut yang lapar, tetapi ketika Firman Tuhan diperkatakan oleh Tuhan Yesus, jala yang kosong menjadi penuh dengan ikan.
Firman Tuhan adalah benih yang menghasilkan buah, jadi jika kita tidak mempunyai benih dalam kehidupan kita, apa yang dapat kita tabur baik dalam kehidupan bisnis, study?
Jika ingin pekerjaan Tuhan termanifestasi dalam setiap aspek hidup kita, perkatakan Firman Tuhan!

2.      Bertindak dalam ketaatan akan Firman Tuhan
Pada waktu Tuhan Yesus mengatakan “Pergi dan lemparakan jala”, para murid taat melakukan apa yang diperintahkan-NYA.
1 Samuel 15:22 berkata, Taat kepada Tuhan lebih baik daripada mempersembahkan kurban, patuh lebih baik daripada lemak domba.
Mungkin saat ini sepertinya Tuhan sedang meminta kita untuk melakukan sesuatu yang tampaknya tidak masuk akal, namun tetaplah taat karena ketaatan membawa satu terobosan – Yohanes 21:11 -

3.      Bawa kepada Tuhan apa yang kita terima
Seringkali ketika Tuhan meminta kita untuk memberikan apa yang kita miliki, kita justru memegangnya erat dan cenderung tidak mau melepaskannya padahal sesungguhnya Tuhan tidak pernah meminta kita memberikan sesuatu kepada Tuhan kalau Tuhan tidak terlebih dahulu memberikannya kepada kita sesuatu yang lebih besar.
Sebagai contoh ketika Tuhan menjanjikan Abraham seorang keturunan dan memperoleh Ishak. Tuhan meminta Abraham untuk mengorbankan Ishak. Apakah Abraham menolak? Tidak! Abraham taat kepada perintah Allah.
Namun ketika Abraham hendak menyembelih Ishak, terdengar suara “Berhenti, jangan bunuh dia. Lihat disana ada kambing domba.”
Seringkali Tuhan meminta kita untuk memberikan sesuatu kepada NYA dan di dalam pikiran kita, kita merasa kehilangan namun yang sesungguhnya terjadi tidaklah demikian.
Ketika kita membawa sesuatu ke hadapan Tuhan, kita melihat bahwa sesungguhnya hal itu sudah tersedia.
Ketika kita memperkatakan Firman Tuhan, kita taat melakukan Firman Tuhan dan kita membawa kepada Tuhan apa yang menjadi milikNYA, meja perjamuan telah disediakan.
Yesuslah yang memberi makan kita dari tahtaNYA.

Tuhan mengetahui rancanganNYA dalam hidup kita tetapi kita diberi pilihan apakah kita mengijinkan Tuhan Yesus untuk memanisfestasikan diriNYA di dalam seluruh aspek kehidupan kita?


#KTM 1 Oktober 2014
#GBI MOI

0 comments:

Post a Comment

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com